Cara siaran langsung dengan laptop atau PC via Facebook Live

030317200_1449208811-live_facebook

Facebook resmi merilis fitur Live Video untuk desktop atau laptop, yang sebelumnya hanya bisa digunakan melalui perangkat mobile. Dengan demikian, pengguna Facebook bisa membuat siaran langsung dari Personal Computer (PC). Lantas, bagaimana caranya untuk melakukan siaran langsung di Facebook Live melalui PC. Dikutip dari The Verge, akhir Maret lalu, cara kerja fitur ini sama seperti di perangkat mobile. Pengguna dapat langsung menyiarkan video langsung dengan memilih Live Video saat hendak mengunggah dengan ‘Create a Post’. Pengguna bisa memanfaatkan webcam yang tersedia di laptop atau desktop untuk menyiarkan video secara langsung. Tak hanya itu, pengguna juga dapat memanfaatkan kamera eksternal atau software streaming untuk membuat siaran kualitas tinggi dengan beberapa kamera.

Kehadiran Live Video versi situs ini, disebut sebagai bentuk keseriusan Facebook terhadap video siaran langsung sebab memungkinkan semua orang membuat siaran secara profesional. Sebelumnya, fitur Live Video di perangkat PC ini tersedia untuk Page. Sebagai informasi, Facebook Live adalah layanan video broadcast dari Facebook yang diperkenalkan pada Agustus 2015. Namun ketika itu, Live baru ditujukan secara terbatas untuk selebritas dengan laman yang telah diverifikasi (verified). Seiring berjalannya waktu, Facebook kini telah menghadirkan beragam fitur anyar untuk layanannya tersebut. Beberapa di antaranya adalah Live untuk Groups dan Events. Ada pula fitur Live Reactions, Replay Comments, serta Live Filters & Doodling.

 

Pengguna Facebook kini bisa live video dari PC

Facebook-Live-Live
Dilansir The Verge, akhir maret 2017, para pengguna Facebook kini bisa membuat siaran langsung melalui Personal Computer (PC). Pasalnya, Facebook telah merilis fitur Live Video untuk desktop dan laptop, yang sebelumnya hanya ada di smartphone dan perangkat mobile. Fitur Live Video di desktop dan laptop telah lebih dahulu tersedia untuk Page. Hingga akhirnya Facebook merilis fitur tersebut untuk semua pemilik akun di layanannya. Cara menggunakan fitur tersebut juga sama seperti di smartphone. Pengguna bisa membuat Live Video langsung dari webcam yang ada di desktop atau laptop. Selain itu, pengguna juga bisa menggunakan hardware kamera eksternal atau software streaming untuk membuat siaran kualitas tinggi dengan sejumlah kamera.

Opsi baru Live Video ini berada di News Feed dan profil pengguna. Cara penggunannya pun mudah, sama seperti saat pengguna membuat status di Facebook. Siaran langsung melalui desktop akan tampil di News Feed teman-teman pengguna, persis seperti siaran langsung di perangkat mobile. Kehadiran Live Video versi website ini, dinilai sebagai bentuk keseriusan Facebook terhadap video siaran langsung. Karena kini semua orang bisa membuat siaran secara lebih profesional.

 

Cara edit foto dengan Efek Double Exposure di Snapseed

093387300_1490607678-snapseed-1-1068x663

Yang suka maen aplikasi Snapseed, kini Sanpseed menawarkan fitur terbaru agar pengguna untuk bisa mengotak-atik foto dengan efek double exposure. Efek tersebut bisa menggabungkan 2 foto yang berbeda menjadi satu frame.?? Google menjelaskan, mereka terinspirasi dari teknik pemprosesan film analog dan digital. Karena itu, metode blending 2 foto tersebut diklaim dapat menghasilkan foto dengan efek yang indah dan penuh estetika.

Caranya sangat mudah. Yuk, intip langkahnya berikut ini:
Pertama-tama, siapkan dua foto yang berbeda. Saran kami, ambil foto langit, hutan atau tanaman, atau jenis foto apapun yang natural untuk dijadikan latar. Setelahnya, siapkan foto kedua. Foto kedua bisa juga ambil foto selfie, namun disarankan jangan foto ramai-ramai, usahakan sampai 2 orang saja agar hasilnya maksimal. Nah, sudah siap? Sekarang buka aplikasi Snapseed dan tap opsi ‘Open’.

060335600_1490606562-tips-exposure

Pilih foto pertama untuk dijadikan latar belakang. Jika sudah, tap ikon bulat dengan logo pensil. Scroll ke bawah hingga kamu menemukan kategori efek Double Exposure.
Jika sudah, tap lagi ikon galeri di bawah untuk menambah foto kedua. Setelah itu, 2 foto akan tergabung secara otomatis.

012872400_1490606608-tips-exposure-02

Kamu juga bisa geser sesuai keinginan. Di sini, pilih ikon efek di tengah bawah layar untuk memilih efek filter Double Exposure yang kamu inginkan.

Mau cari lawan tanding main sepak bola? bisa gunakan Tarkam Apps

 

098930400_1490874325-Tarkam_Apps_screenshotUntuk para penggemar olahraga futsal dan sepak bola yang ingin bermain futsal atau sepak bola tapi tidak mendapat lawan tanding, kini tidak perlu resah atau kebingungan karena Tarkam Apps dapat mempertemukan tim yang sedang mencari lawan sparing dengan tim lain. Tim yang akan tanding ini akan bermain sesuai lokasi terdekat atau yang mereka pilih. Tarkam Apps merupakan aplikasi aktivitas sosial dan juga aplikasi berbasis olahraga untuk para penggemar olahraga futsal dan sepak bola. Jika mempunyai jadwal main rutin, pengguna bisa menjadi host dan memasukkan informasi seperti tanggal, jam dan hari untuk melakukan pertandingan. Setelah bertanding, pengguna bisa memperbarui hasil pertandingan dan para pengguna lain juga bisa melihat hasilnya.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Tarkam, Evan Sebastian, mengungkapkan bahwa tujuan utama aplikasi ini untuk menjadi wadah bagi para pemain amatir agar lebih maksimal mengembangkan skill mereka. Tarkam Apps merupakan aplikasi berbasis olahraga untuk mempertemukan tim yang sedang mencari lawan sparing dengan tim lain

055510400_1490874378-Tarkam_Apps_screenshot_3

“Tarkam ini adalah aplikasi aktivitas sosial untuk mengajak orang-orang bermain futsal dan main bola. Kami optimistis Tarkam dapat menarik banyak pengguna, terlebih lagi saat ini industri sepak bola dan futsal, juga sedang bangkit,” ungkap Evan kepada tim Tekno Liputan6.com, Kamis (30/3/2017).

Saat ini Tarkam Apps masih dalam tahap beta dan baru tersedia di Google Play Store. Tarkam pun terus mengembangkan aplikasi tersebut dan melengkapinya dengan berbagai fitur baru. Aplikasi ini direncanakan meluncur untuk perangkat iOS pada Mei 2017. Evan menjelaskan, saat ini Tarkam sedang mengembangkan setidaknya enam fitur baru yaitu Player Stat dab Reputation & Review, Single User – Team List, Player/Team List, Arena, Tarkam Point, serta Live Event.

“Dari enam fitur baru yang sedang dikembangkan, dua diantaranya akan meluncur pada bulan depan. Saat fitur baru itu hadir, aplikasi kami sudah lepas dari beta. Jadi lebih optimal,” kata Evan.

Sebagai sebuah aplikasi, Tarkam sudah pasti berniat untuk mengembangkan bisnisnya. Karena itu, startup lokal ini akan menjadikan fitur Arena, Tarkam Point dan Live Event, sebagai jalan monetisasi. Namun Evan enggan mengungkapkan waktu peluncuran ketiganya. Tarkam Apps merupakan aplikasi berbasis olahraga untuk mempertemukan tim yang sedang mencari lawan sparing dengan tim lain (Foto: Tarkam Apps)
Untuk bisa menghasilkan uang dari perkembangan Tarkam, setidaknya layanan tersebut sudah memiliki basis pengguna yang kuat. Sejak meluncur dua bulan lalu, Tarkam Apps memiliki sekira 1.800 pengguna dengan 900 diantaranya adalah pengguna aktif.

Tarkam Apps fokus pada tiga kelompok utama pengguna yaitu pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan kisaran umur 13 sampai 17 tahun. Target kedua adalah mahasiswa dengan umur antara 18 dan 22 tahun, kemudian target ketiga adalah pengguna umum berumur 23 tahun ke atas. Seiring pertumbuhan pengguna, Evan berharap Tarkam Apps bisa menjadi database yang lengkap untuk tim futsal dan sepak bola. Termasuk data mengenai kemampuan masing-masing pemain. Tarkam Apps merupakan aplikasi berbasis olahraga untuk mempertemukan tim yang sedang mencari lawan sparing dengan tim lain.

 

079828200_1490874352-Tarkam_Apps_screenshot_2

“Kami ingin aplikasi ini menjadi database terbesar karena data-datanya yang lengkap, termasuk berisi kemampuan atau skill para pemain. Setelah itu, kami bisa distribusikan data-data tersebut ke profesional atau akademi. Ini juga menjadi cara kami monetisasi, tapi belum dalam waktu dekat,” jelas Evan.

Menurut Evan, setidaknya Tarkam Apps membutuhkan lima ribu pengguna untuk bisa monetisasi. “Dulu kami perkirakan bisa punya pengguna sebanyak itu akan memakan waktu setahun. Tapi melihat perkembangannya saat ini, kemungkinan dalam waktu enam bulan sudah bisa (punya sekira 5.000 pengguna),” tutur Evan.

Sejauh ini, sosialisasi mengenai Tarkam Apps hanya melalui mulut ke mulut. Evan berharap jumlahnya akan terus mengalami peningkatan. Selain berharap aplikasinya terus berkembang, tim Tarkam yang terdiri dari delapan orang, sedang berusaha menarik perhatian investor. Saat ini, startup tersebut masih bergantung pada dana pribadi mereka.

“Soal investasi, kami masih sendiri. Karena itu kami sedang ikut proses pitching untuk mencari investor,” ungkap Evan.

Cara mengetahui jadwal kedatangan bus TransJakarta menggunakan Google Maps

2016_01_11_318_1452516904._large

Google Maps yang kini bekerjasama dengan Transjakarta menghadirkan sebuah fitur khusus untuk memudahkan masyarakat Jakarta yang sering bepergian menggunakan busway. Diberinama Google Maps Transit, dengan fitur ini Anda bisa memantau kapan bus TransJakarta selanjutnya akan tiba di lokasi Anda.

Ingin tahu bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Buka aplikasi Google Maps melalui smartphone Anda.

0
2. Masukkan tujuan perjalanan Anda ke kolom yang ada di bagian atas layar. Setelah itu, tekan ikon berwarna biru yang melambangkan angkutan umum (kereta atau bus) di pojok kanan bawah.

1

3. Anda akan diberikan beberapa pilihan rute perjalanan. Yang menggunakan busway akan tampil dengan logo TransJakarta berwarna biru beserta nomor koridor, waktu tempuh, serta biaya.

3

4. Klik rute yang Anda inginkan, lalu tekan lagi pada nama halte tempat Anda menunggu bus TransJakarta. Voila! Anda akan menemukan estimasi waktu kedatangan bus yang Anda tunggu.

4

5. Jika ingin mengetahui posisi bus TransJakarta secara real-time, tekan kembali pada kolom pilihan bus yang menunjukkan waktu kedatangan dengan warna hijau. (Dalam contoh yang kami tampilkan, lingkaran berwarna biru menunjukkan bahwa saat ini bus TransJakarta yang Anda tunggu sudah berada di perjalanan antara Jembatan Dua dan Jembatan Besi)

5

Chrome ‘Peringati’ pengguna yang sering nonton film dewasa

071495600_1489910055-19032017-porno

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan Fitur Incognito Mode pada aplikasi Google Chrome yang bisa menyembunyikan browsing history pengguna untuk mengakses situs dewasa, Google Chrome akan mengirim ‘pesan’ untuk memperingati pengguna yang kerap mengakses situs dewasa lewat Incognito Mode. Peringatan ini akan muncul setelah pengguna membuka 100 tab incognito.

Menariknya, sebagaimana dilansir Mirror pada akhir Maret 2017, jika pengguna kedapatan sering mengakses situs dewasa, peringatan akan berupa emoticon yang mengedip “;)”, seolah meledek si pengguna karena melakukan kenakalan. Sayangnya, peringatan ini hanya hadir di aplikasi Google Chrome versi Android. Pengguna iOS sementara masih ‘bebas’ menggunakan fitur Incognito Mode untuk mengakses situs dewasa.

Google-winky-tab-counter

Emoticon tersebut sebetulnya bisa hadir di kedua versi Google Chrome tanpa fitur Incognito Mode. Hanya saja, tampilannya berbeda. Untuk versi Android, jika pengguna membuka 100 tab, mereka akan mendapatkan emoticon “:D”, sedangkan versi iOS akan berubah menjadi “:)”.

Usut punya usut, aplikasi Google Chrome ternyata tidak mendukung perhitungan angka tiga digit (lebih dari 100) di angka penunjuk jumlah tab. Alasannya, perusahaan yang bermarkas di Mountain View tersebut beranggapan bahwa tidak ada orang yang mau membuka 100 tab di perangkat mobile. Jadi, ketimbang menggunakan angka tiga digit, mereka justru memberikan emoticon yang terdiri dari dua digit.

 

6 produk Apple yang mahal tapi tetap laris manis

082842100_1482824916-apple

 

Rupanya harga tinggi yang ditawarkan Apple untuk tiap produk ini sudah diberlakukan di awal kemunculan perusahaan besutan Steve Jobs dan Steve Wozniak. Produk-produk Apple terkenal dengan harganya yang lebih tinggi dibanding produk sejenis dari merek lain. Mulai dari ponsel hingga komputer, tablet, sampai ke back case pun harganya terbilang lebih mahal. Apa saja produk Apple yang termahal namun tetap laris manis?Berikut 6 produk termahal Apple yang ternyata laris manis sebagaimana dikutip dari Business Insider, Maret 2017.

1. Apple LISA

1

Komputer Apple Lisa pernah muncul dalam film ‘Steve Jobs’ yang dibesut oleh Danny Boyle dan Aaron Sorkin pada 2015. Dalam film tersebut, Jobs yang diperankan Michael Fassbender menghabiskan waktu di depan komputer yang dinamai Lisa, seperti nama putrinya. Tahukah kamu, Apple Lisa dijual sebesar US$ 9.995 atau setara Rp 133 jutaan pada tahun 1985. Jika dijual pada tahun 2017, Lisa kemungkinan dijual US$ 24 ribu atau setara Rp 320 jutaaan. Harga mahal itu ternyata diimbangi dengan kemampuan Lisa yang merupakan komputer pertama dengan mouse dan sistem antarmuka grafis. Apple Lisa, komputer pertama yang menggunakan mouse dijual Rp 133 jutaan (Sumber: Business Insider)

2. Macintosh Edisi 20 Tahun Apple (TAM)

2

Komputer lainnya yang juga dijual dengan banderol mahal adalah Macintosh edisi 20 tahun Apple. Perangkat ini dijual pada 1997 seharga US$ 7.499 atau setara Rp 100 jutaan. TAM disebut-sebut merupakan leluhur iMac. Komputer ini dibekali dengan berbagai komponen yang tertanam dalam tubuh rampingnya. Dalam satu tahun Apple memangkas harga TAM sebesar US$ 1.995 atau Rp 26,6 juta saat membersihkan sahamnya. Saat perangkat itu terjual habis, Apple menghentikan produksi TAM. Komputer Macintosh edisi 20 tahun Apple (TAM) dijual Rp 97,3 jutaan. (Sumber: Business Insider)

3. Macintosh Portable

3

Pada September 1989, Apple mengumumkan komputer portabel alias komputer jinjing pertamanya, Macintosh Portable. Meski tak terhubung dengan kabel, komputer tersebut memiliki bobot layaknya bola bowling yang tentunya sangat berat untuk dijinjing. Lantaran merupakan komputer portabel pertama, mereka yang menginginkan produk ini harus membayar US$ 7300 atau setara Rp 97,3 jutaan. Jika dihitung dengan kurs dengan saat ini ditambah inflasi dan lain-lain, Macintosh Portable bisa dihargai US$ 14.300 atau Rp 190,6 jutaan. Komputer portabel pertama Apple, Macintosh Portable dijual Rp 97,3 jutaan (Sumber: Business Insider)

4. Apple LaserWriter

4

Apple LaserWriter merupakan salah satu printer laser pertama yang tersedia di pasar. Kehadirannya dianggap sangat membantu bagi penerbitan. Namun, harga printer laser ini sangat mahal. Tercatat, printer tersebut dijual US$ 7000 atau setara Rp 93,3 jutaan pada tahun 1985 atau setara US$ 16 ribu (setara Rp 213,3 jutaan) jika disesuaikan dengan kurs saat ini. Hebatnya, pada tahun tersebut, printer laser ini sudah bisa dipakai bersama untuk sekitar selusin komputer. Oleh karenanya, printer ini dianggap cocok untuk keperluan bisnis. Apple Laser Writer alias printer laser Apple dijual seharga Rp 93,3 jutaan (Sumber: Business Insider)

5. Apple Watch Pertama

5

Apple mulai menjual Apple Watch pada tahun 2015, saat itu harganya mencapai US$ 349 atau setara Rp 4,6 jutaan untuk model dasar. Jangan salah, Apple juga menghadirkan barang-barang mahal untuk kolektor, yakni dengan kehadiran Apple Watch “Edition”. Produk ini dijual mulai dari US$ 10 ribu atau Rp 133,3 jutaan untuk casing rose gold. Sementara untuk model jam dengan warna rose gold dengan emas 18 karat dijual US$ 17 ribu atau setara Rp 226 jutaan. Apple Watch adalah jam pintar pertama Apple yang dibanderol hingga Rp 226 jutaan untuk Apple Watch Edition (Sumber: Business Insider)

6. Mac Pro

6

Tahun 2013, Apple memperkenalkan desktop Mac Pro dengan harga yang sangat mahal. Harga satu produknya bisa mencapai US$ 20.934 atau setara Rp 279 jutaan. Dekstop Mac Pro dijual sekitar Rp 279 jutaan (Sumber: Business Insider).

Sistem tethering anyar telah disiapkan Google untuk Android

039768900_1480392857-Ilustrasi_Aplikasi_-_Kredit_Freepik_-_photoroyalty__2_

Dikutip dari The Verge awal tahun ini, fitur bernama ‘Instant Tethering’ ini memungkinkan pengguna mengaktifkan tethering secara langsung. Namun tethering ini bukan dari perangkat yang memiliki paket internet, melainkan perangkat yang membutuhkannya. Fitur ini baru dapat berjalan jika digunakan pada dua perangkat dengan akun sama. Jadi, apabila salah satu perangkat pengguna kehilangan koneksi internet, dengan fitur ini, perangkat itu dapat langsung meminta sambungan dari perangkat lain.

Permintaan untuk tethering nantinya memanfaatkan bluetooth di masing-masing perangkat. Kendati fitur ini hadir melalui pembaruan layanan Google Play Services, ternyata fungsi ini masih dirilis secara terbatas saja. Berdasarkan laporan, untuk saat ini baru perangkat Nexus dan Pixel yang bisa memanfaatkannya. Google tak berkomentar mengenai keberadaan fitur terbaru ini. Karenanya, belum dapat dipastikan apakah fitur ini juga akan menyambangi perangkat Android lain. Namun menurut laporan, Google berencana menghadirkan fitur ini untuk perangkat lain yang sudah menjalankan Android Nougat 7.1.1.

Cara membersihkan akun Gmail di Semua Perangkat

Gmail_logo

Google ternyata menyediakan sebuah fitur di mana mereka dapat log out dari seluruh perangkat–baik mobile atau komputer– yang terhubung dengan mudah dan cepat. Hal ini sangat beguna jika smartphone, laptop atau tablet kamu hilang, atau sedang meminjam laptop seseorang dan lupa log out. Adakalanya situasi tersebut memungkinkan orang tak berkepentingan dapat melihat seluruh isi email kamu.

Bagi yang belum mengetahui bagaimana caranya? Berikut adalah trik yang kami sajikan untuk kamu terapkan saat menghadapi situasi-situasi di atas.

Tips bagaimana cara log out akun Gmail di seluruh perangkat. (Liputan6.com/ Yuslianson)
1. Log in ke akun Gmail kamu dari peramban apapun

031078200_1484823778-tips-gmail-03

2. Gulir ke bagian bawah Inbox dan tepat di kanan bawah terdapat tulisan “Last account activity”. Di sini, kamu akan menemukan tautan dengan tulisan “Details”.

084905800_1484823681-tips-gmail-01

3. Klik tautan tersebut dan akan ada jendela popup yang menampilkan seluruh aktivitas akun Google kamu dan sebuah tombol untuk mengakhirnya.

081847800_1484823749-tips-gmail-02

Jika kamu ingin memastikan seluruh akun Google kamu sudah log out dari perangkat yang pernah terhubung, maka kamu cukup klik tombol tersebut. Namun, kamu juga bisa memeriksa aktivitas dan mengindentifikasi aplikasi dan perangkat apa yang sudah tidak kamu akses lagi. Saat jendela popup itu muncul, kamu bisa melihat browser, perangkat, aplikasi atau mail server (POP atau IMAP) yang terhubung dengan akun Google di kolom ‘Access Type’. Jika kamu merasa tidak mengenali aktivitas tersebut, ada kemungkinan ada seseorang yang berhasil nge-hack akun kamu dan harus segera mengubah password akun.

Tips bagaimana cara log out akun Gmail di seluruh perangkat. (Liputan6.com/ Yuslianson)
Di kolom “Authorized Application”, kamu bisa mengklik “Show details” dan “Manage Accont Access”, untuk mendapatkan daftar lengkap aplikasi apa saja yang terhubung dengan Gmail. Tips bagaimana cara log out akun Gmail di seluruh perangkat. (Liputan6.com/ Yuslianson)
Selain memberikan informasi yang lebih detail, kamu pun dapat menggunakan tombol “Remove” untuk memutus hubungan aplikasi tersebut dengan akun Gmail kamu.

Chromebook rilisan 2017 dipastikan bisa akses Play Store

 

053704400_1485225954-chromebook-01

Google baru saja mengumumkan sebuah informasi penting mengenai Chromebook. Raksasa internet itu memastikan seluruh Chromebook yang rilis pada tahun ini sudah mendukung aplikasi Android secara langsung. Informasi ini pertama kali diketahui dari daftar Chromebook yang kompatibel dengan aplikasi Android. “Seluruh Chromebook yang rilis 2017 dan setelahnya akan bisa menjalankan aplikasi Android,” tulis raksasa internet itu dalam keterangannya.

Dikutip dari Tech Crunch, awal tahun ini, tak perlu dilakukan pembaruan untuk bisa menjalankan aplikasi Android di perangkat itu. Pengguna Chromebook cukup membuka home, dan langsung mendapat akses ke Play Store. Sebenarnya, Google sudah memungkinkan Chromebook kompatibel dengan aplikasi Android sejak tahun lalu. Namun, kemampuan itu masih terbatas pada beberapa model tertentu.

Dengan kehadiran fitur ini, sejumlah analis menyebut layanan Chromebook dapat semakin besar. Dengan akses terhadap Play Store, bukan tidak mungkin ekosistem laptop tersebut dapat bersaing dengan Windows atau macOS. Sebagai informasi, pengumuman fitur ini tak berselang lama setelah SVP of Android, Chrome OS & Play Hiroshi Lockheimer memastikan tak akan ada penggabungan dua sistem operasi besutannya, Android dan Chrome OS. Alasannya, masing-masing sistem operasi tersebut memiliki target pengguna berbeda. Untuk itu, hal yang mungkin dilakukan adalah membawa Play Store ke Chrome OS dan mekanisme pembaruan sistem operasi laptop itu ke Android.